Pemprov Maluku Usul 400 Calon ASN ke KemenPan-RB

oleh -54 views
Link Banner

@porostikur.com | Ambon: Pemerintah Provinsi Maluku, secara resmi mengusulkan penambahan 400 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Pelaksana Tugas, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Maluku, Donny Saimima di Ambon, Senin (8/7) mengatakan, 400 formasi itu terdiri dari 120 formasi CPNS dan 280 lainnya formasi PPPK.

“Kami telah menyampaikan pengusulan yang ditandatangani Gubernur Maluku Murad Ismail ke MenPAN RB pada pekan lalu,” ujar Saimima.

Donny Saimima mengungkapkan, formasi 120 orang CPNS yang diusulkan akan difungsikan untuk memenuhi kebutuhan 28 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Sekretariat Daerah Maluku.

Link Banner

Sedangkan, 280 orang PPPK diperuntukkan bagi kebutuhan guru, widya iswara dan tenaga penyuluh pertanian.

Baca Juga  Brinus Harap Legislator Asal Malut Bisa Perjuangkan Otsus

Rinciannya 280 P3K yakni 263 formasi guru, tiga widya iswara dan 14 tenaga penyuluh pertanian.

“Kami mengharapkan MenPAN RB mengabulkan pengusulan 400 CPNS dan P3K tersebut karena memang dibutuhkan Pemprov Maluku,” kata Donny.

Tentang kapan waktu penerimaan dan seleksi CPNS, Donny mengatakan masih menunggu keputusan dari KemenPAN RB.

“Kita tunggu keputusan dari KemenPAN RB. Mereka yang akan menetapkan kuota. Kalau Sudan ada keputusan, baru kita tindaklanjuti dengan pembuatan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) guna proses lamaran dan seleksi.

“Jadi para calon pelamar, baik CPNS maupun P3K hendaknya mempersiapkan administrasi dan persyaratan lainnya sehingga bila waktu pendaftaran dibuka, maka segera melaksanakannya sesuai Juknis maupun ketentuan PNS,” ujar Donny.

Baca Juga  Hasil Liga Inggris: Chelsea ke Liga Champions, Gandeng Spurs ke Europa

Khusus untuk CPNS tetap melaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Jadi formasi CPNS, baik pendaftaran hingga pengumuman lulus tetap memanfaatkan jaringan online sehingga para calon pelamar haruslah menguasa laptop atau notebook,” tandas Donny. (Keket)