Pemuda Capalulu Tuding Bupati Hendrata Thes Takut Pecat Kadesnya

oleh -73 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Mantan Bendahara Desa Capalulu (Aswad Sangaji), dan Bendahara Desa aktif Katijo Sibela, membuka fakta mengejutkan bahwa, selama empat (4) Tahun, Kepala Desa Capalulu, Kecamatan Mangole Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, M. Ali Umasangaji mencairkan anggaran Desa tanpa membuat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) ahir tahun desa.

“Anggaran DD dan ADD bisa cair asal masukan laporan realisasi dan kades diminta tanda tangan surat pernyataan pencairan anggaran tahap berikut, jadi surat pernyataan itu berlaku selama empat tahun ini. LPJ tahunan Desa Capalulu tidak ada itu dari Tahun anggaran 2015-2016-2017 dan 2018,” kata Aswad belum lama ini.

Menurut Aswad, Laporan realisasi sangat gampang dibuat karena bisa direkayasa, misalnya rekayasa nota belanja dan bukti lain yang dianggap tidak ada. Tetapi dia merasa kesulitan pada saat membuat LPj ahir tahun Desa karena uang kades kelola sendiri, belanja sendiri, intinya samua Kades kelola sendiri, bagiman saya bisa buat LPj, ungkap Elong sapaan akrabnya.

Baca Juga  Terima Beasiswa Study di Jepang, Tujuh Mahasiswa Ambon Lulus dengan Predikat Terbaik

Hal ini dibenarkan Bendahara Aktif “Katiju Sibela” saat dihubungi via telpon, bahwa LPj tahunan desa benar belum dibuat alias tidak ada mulai dari LPj anggaran 2015, 2016, 2017 hingga 2018 belum dibuat. Alasan kenapa belum dibuat saya tidak tau,” saya sendiri baru 5 bulan diangkat menjadi Bendes (Bendahara Desa) akui Katiju.

Hal ini membuat, Masayarakat Desa Capalulu, mendesak Bupati Hendrata Thes agar segera mencopot mencopot M. Ali umasangaji dari jabatan Kades, karena diduga tidak mampu membuat LPj selama 4 tahun berturut-turut. Bupati tidak ada alasan lain untuk menahan Ali, desak perwakilan Masayarakat Desa Sahrul Ipa.

“Kalau selama tahun anggaran (2015-2016-2017-2018) tidak ada LPj, maka wajib hukumnya Bupati harus pecat Kades Ali dari Jabatan Kades. Sabab, penggunaan anggaran selama 4 tahun ini dipertanyakan, jadi kalau Pak Bupati masih mau pertahankan Kades maka diduga Bupati lindungi Kades atau Bupati Hendrata takut Pecat Kades Capalulu. Apabila ada hal -hal yang akan terjadi di masayarakat Capalulu maka Bupati yang bsrtanggung akan bertanggung jawab,” tegas Sahrul. (ifo)