Porostimur.com, Tiakur – Ribuan masyarakat di Kecamatan Kisar Selatan dan Kisar Utara hadir dan mengamati fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) di Lapangan Maka Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kamis (20/4/2023).
Masyarakat Pulau Kisar dan wisatawan yang datang dari luar pulau Kisar sejak pukul 08.00 WIB mulai berdatangan di Lapangan Maka sambil mengikuti Pentas Seni dan Budaya yang digelar sebelum GMT.
Salah satu Staf Peneliti Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung, Ocha menjelaskan pengamatan GMT merupakan sebuah fenomena alam yang sangat langka dan tidak terjadi setiap tahun dan mungkin di Pulau Kisar akang terjadi GMT 300 tahun lagi.

“Ini fenomena langka dan tidak terjadi setiap tahun bahkan bagi masyarakat Pulau Kisar akang mengamati GMT pada 300 tahun yang akan datang,” tulisnya.
Ia menambahkan, untuk wilayah Indonesia, akan ada GMT lagi di Tahun 2042 namun tidak Pulau Kisar.
“Saya sangat beruntung dan bahagia sekali bisa menyaksikan fenomena yang langka dan spektakuler ini bersama-sama masyarakat Kisar,” urainya.
Ia mengisahkan, dirinya bersama semua masyarakat yang hadir sama-sama terharu merasakan perubahan, bagaimana tadinya panas terik pelan-pelan menjadi dingin dan gelap, matahari tertutup semuanya oleh permukaan bulan masyarakat bahkan juga bisa menyaksikan bintang-bintang, kemudian pelan-pelan mulai terang kembali dan panas lagi.










