Porostimur.com, Sydney – Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, mengatakan hingga saat ini, setidaknya ada 12 orang yang tewas. Insiden itu terkait dengan penembakan dengan menarget komunitas Yahudi di Sydney.
“Salah satu pelaku juga telah tewas dan satu lagi ditahan,” kata Minns, dilansir Al Jazeera.
Ia mengatakan serangan itu “dirancang untuk menargetkan komunitas Yahudi Sydney”.
Apa yang seharusnya menjadi “malam damai dan sukacita” telah “hancur” oleh “serangan jahat yang mengerikan”, tambahnya.
“Serangan ini dirancang untuk menargetkan komunitas Yahudi Sydney pada hari pertama Hanukkah,” kata Minns.
“Apa yang seharusnya menjadi malam damai dan sukacita yang dirayakan di komunitas itu bersama keluarga dan pendukung telah hancur oleh serangan jahat yang mengerikan ini,” tambahnya, seraya mencatat bahwa penembakan tersebut telah ditetapkan sebagai “peristiwa terorisme”.
Ada lebih dari 1.000 orang yang hadir malam ini, kata Komisaris Polisi NSW Mal Lanyon, merayakan hari raya Yahudi Hanukkah.
Komisaris New South Wales Mal Lanyon mengungkapkan, komando kontra-terorisme kami akan memimpin penyelidikan ini dengan penyelidik dari Komando Kejahatan Negara.
“Jenis aktivitas memalukan ini, penggunaan kekerasan yang sembrono ini, pengambilan nyawa orang tak bersalah tidak dapat diterima oleh New South Wales,” katanya kepada wartawan.











