Penjabat Bupati Dituding Rusak Toleransi, Ketua Golkar SBB Ajak Hentikan Polemik

oleh -131 views

Sedangkan tentang penarikan mobil dari pimpinan umat beragama oleh Pemkab SBB, Andi mengatakan tidak ada dokumen resmi yang menyatakan mobil-mobil tersebut diadakan untuk mobil operasional keagamaan. Bahkan tidak ada berita acara pinjam pakai untuk mobil-mobil yang ditarik tersebut.

“Tidak ada dokumen yang menunjukkan bahwa mobil yang dipakai adalah kendaraan operasional keagamaan, bahkan berita acara pinjam pakai saja tidak ada, pajak kendaraan pun tidak dibayar oleh pemakai. Saya mau tertibkan agar tidak ada lagi jadi temuan terkait tata kelola aset mesin Pemda,” jelas perwira tinggi TNI AD bintang satu ini.

Andi katakan, sudah tiga kali menyurati para tokoh agama yang mendapatkan mobil, namun tidak ada yang mengindahkan surat pemberitahuan tersebut.

Baca Juga  Belanda Bidik Gelar Perdana di Piala Dunia 2026

”Saya sudah menyurat. Surat pertama rentang waktu 1 bulan, surat kedua waktunya dua minggu, surat keriga waktunya satu minggu. Tapi mereka tidak megindahkan, sehingga dilakukan penarikan yang kooperatif. Mereka antar mobil serahkan mobil dengan baik-baik,” ungkapnya.

Andi menepis tuduhan mencederai toleransi umat beragama di SBB. Dia meminta masalah itu tidak digiring ke ranah agama karena hal tersebut justru yang akan mencederai toleransi umat bergama.