Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan harapan besar PGRI kepada Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program Asta Cita, katanya, menempatkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai prioritas utama.
“Pendidikan yang berkualitas akan terwujud manakala guru sebagai aktor utama mendapat perhatian serius—baik kesejahteraan, kompetensi, maupun perlindungan hukum,” jelasnya.
Perlindungan Hukum bagi Guru Harus Diperkuat
Bupati Kaidel menyoroti meningkatnya kasus guru yang dilaporkan atau diproses hukum ketika menjalankan tugas. Situasi itu, tegasnya, harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperkuat perlindungan profesi pendidik.
“Negara harus melindungi guru saat menjalankan tugasnya mendidik anak bangsa. Jangan ada lagi guru yang tersandung kasus hukum ketika mereka sedang menegakkan disiplin dan mendidik,” pintanya.
Di akhir sambutannya, Bupati Kaidel menyampaikan ucapan selamat HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 kepada seluruh guru di Indonesia. Ia memberikan penghormatan kepada para pendidik yang bekerja tanpa lelah demi generasi masa depan.
“Semoga dedikasi dan pengabdian para guru menjadi suluh penerang bangsa, negara, dan kemanusiaan, serta menjadi ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya. (Maichel Koipuy)









