Perseteruan Memanas, Kanada Ancam Putus Pasokan Listrik ke AS

oleh -68 Dilihat
Perang dagang antara Kanada dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. Pemerintah Provinsi Ontario bahkan mengancam menggunakan pasokan listrik dan mineral strategis sebagai alat tekanan jika Presiden AS Donald Trump terus meningkatkan tarif terhadap produk Kanada.

Trump Balas Keras, Ford: “Banyak Ruang untuk Mencium Bokong Saya”

Pernyataan Ford langsung mendapat respons keras dari Trump melalui platform Truth Social.

Trump menyebut ancaman Ford sebagai sebuah “gertakan” dan melancarkan serangan pribadi terhadap pemimpin Ontario tersebut. Ia juga memperingatkan para pemimpin Kanada agar tunduk terhadap tekanan Washington.

“Seseorang harus membuat para badut ini ‘patuh’, atau konsekuensinya bagi Kanada akan JAUH LEBIH BURUK!” tulis Trump.

Trump kembali menyebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney dengan sebutan “Gubernur Carney”.

Ia juga menegaskan bahwa AS jauh lebih besar, lebih kaya dan lebih kuat, serta mengklaim Kanada tidak akan mampu bertahan tanpa dukungan negara tetangganya di selatan.

Baca Juga  Proyek Jalan Saleman–Wahai Rp23,78 Miliar Dilaporkan ke Mabes Polri dan Kejagung

Ford tidak mundur.

Dalam konferensi pers, ia bahkan membalas pernyataan Trump dengan bahasa yang tak kalah keras.

“Saya punya banyak sekali area di bagian belakang tubuh saya, jadi dia punya banyak ruang untuk mencium bokong saya,” ujar Ford.

Di tengah eskalasi tersebut, Ford meminta pemerintah federal Kanada mempertimbangkan langkah balasan secara bertahap, termasuk pembatasan terhadap minyak, potash dan mineral strategis yang menjadi komoditas penting bagi industri Amerika Utara.

Premier Quebec Christine Fréchette, yang wilayahnya merupakan salah satu pemasok utama listrik tenaga air Kanada, mengatakan Quebec untuk saat ini tidak mengikuti pendekatan Ford.

No More Posts Available.

No more pages to load.