Petrus Fatlolon Menyangkal: Saya Bukan Penikmat Uang Korupsi

oleh -8 Dilihat

Mendapat serangan pertanyaan diawal, membuat anggota DPRD 4 periode ini sempat panik dengan menjawab bahwa tidak ada deadlock dan era itu Petrus Fatlolon bukan lagi bupati.

Hakim pun memberikan ruang kepada Ricky Jauwerissa cs, dimana mereka membenarkan bahwa ada peristiwa deadlock. Pertanyaan kemudian dilanjutkan oleh PH Anthony Hatane sehubungan dengan isi chat Piet Kait Taborat pada salah satu WhatsApp Grup terbatas yang membenarkan bahwa ada aliran dana senilai Rp400 juta kepada salah satu anggota DPRD yang kemudian dibagi ke para anggota dewan yang ada dalam Badan Anggaran (Banggar).

“Benar ada percakapan itu saat ramai pembahasan tentang DPRD. Uang itu diambil oleh Apolonia Laratmase dan diserahkan kepada Jidon Kelmanutu Rp150 juta dan sisanya dibagi ke anggota Banggar. Tetapi tidak semua anggota Banggar menerima itu,” tandas Piet Kait.

Baca Juga  Kemenhub Catat 2.458 Penerbangan Terdampak Kabut Asap Karhutla, Maluku hingga Malut Ikut Terdampak

Hatane kemudian melanjutkan ke Jaflaun, Apolonia, Ricky, Jidon yang kompak membantah keterangan dari Piet Kait bahwa mereka sama sekali tidak tahu-menahu tentang uang yang disebutkan itu. Bahkan Jaflaun yang dituding oleh Piet Kait sebagai sumber informasi, dengan lantang menjelaskan bahwa dirinya mengatasi persoalan tersebut pasca rekannya Apalonia dipanggil jaksa untuk diambil keterangannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.