Petrus Fatlolon Menyangkal: Saya Bukan Penikmat Uang Korupsi

oleh -8 Dilihat

Hatane kembali mengarahkan pertanyaan ke Ricky. Yang menanyakan tentang adanya deadlock dan berujung 2 Fraksi DPRD saat itu walk out dari ruang sidang DPRD.

“Bupati Petrus Fatlolon bilang, teman-teman semua kita amankan LPJ 2020 yang dibahas di 2021. Jadi bukan seperti yang disampaikan bahwa saya ke rumah bupati tahun 2020, tetapi di 2021,” tandas Ricky menjawab pertanyaan Hatane.

Kesempatan diberikan kepada Petrus, yang memberikan keterangan bahwa terhadap pertanggungjawaban APBD 2019, dirinya menugaskan Sekda Ruben B Moriolkossu, yang kalah itu masih berstatus pelaksana tugas, mengingat tahun 2020 baik Ruben maupun terdakwa Yonas sama-sama sementara merebut posisi sekda definitif.

“Saya tugaskan Ruben dan TAPD, mereka laporkan ke saya bahwa ada deadlock dan akan dikomunikasikan. Dan Ketua DPRD Jaflaun sampai ke saya bahwa ada jalan keluar,” ujarnya.

Alhasilnya, saling konfrontir antara Petrus maupun DPRD. Bahkan Petrus menyampaikan bahwa dirinya siap membuktikan baik melalui CCTV rumah maupun kantor serta risalah persidangan yang dibawahnya saat itu.

Baca Juga  Kabut Pekat Selimuti Kota Ambon, Penerbangan di Bandara Pattimura Terdampak

Namun pernyataan Petrus itu langsung disanggah langsung oleh Jaflaun. Dimana dirinya menjelaskan bahwa Bupati Petrus yang memanggil dirinya untuk bertemu dan menanyakan tentang perkembangan di DPRD dan dalam pertemuan itu, tidak pernah dirinya meminta atau menyebutkan sepeserpun uang. Petrus pun menyanggah keras pernyataan Jaflaun itu, dengan membeberkan bahwa setiap sebelum pembahasan RAPBD, DPRD selalu datang menemui dirinya.

No More Posts Available.

No more pages to load.