Tahun ini, lanjut dia, ada juga beberapa kegiatan yang perlu menjadi perhatian, yang pertama yaitu terkait permasalahan covid-19. Hingga saat ini pandemi masih terus dihadapi. Pemerintah masih belum menyatakan persoalan ini selesai.
“Artinya kita tetap melaksanakan seluruh protokol kesehatan baik di internal kita maupun di kegiatan di masyarakat,” jelasnya.
Yang kedua, tambah Kapolda, yaitu mengenai pemulihan ekonomi nasional. Bahwa dampak covid-19 sangat mempengaruhi ekonomi kerakyatan.
“Sebagai anggota Polri mari kita laksanakan, kita bantu program-program pemerintah yaitu pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, serta untuk jajaran Polres untuk pemerintahan Kabupaten peran Polri di sini adalah memelihara Kamtibmas memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta menegakkan hukum sesuai dengan tupoksi kita,” jelasnya.
Ketiga, lanjut dia, pada pukul 24.00 WIT hari ini, operasi Ketupat Salawaku 2022 akan dinyatakan selesai. Kapolda menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan operasi Ketupat Salawaku, baik yang sifatnya pengamanan maupun pelayanan terhadap masyarakat dengan sebaik-baiknya.
“Dan ini atas kerja keras seluruh anggota sekalian yang penuh keikhlasan baik yang tergabung di dalam operasi maupun yang melaksanakan tugas rutin di satuan-satuan kita yang cukup besar baik itu Brimob, Sabhara, Lalu lintas, Binmas, Obvit, yang melaksanakan fungsi pengamanan terbuka dan dibantu oleh tugas-tugas pokok kepolisian yang sifatnya tertutup,” sebutnya.









