Porostimur.com, Ambon – Bagi masyarakat Pulau Tiga, Negeri Asilulu, Kabupaten Maluku Tengah, listrik 24 jam bukan lagi sekadar harapan.
Setelah bertahun-tahun mengandalkan pembangkit diesel dengan waktu layanan terbatas, masyarakat di pulau kecil tersebut kini dapat menikmati listrik sepanjang hari. Perubahan itu terjadi setelah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Tiga direvitalisasi melalui kolaborasi PT PLN (Persero), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah Provinsi Maluku, serta program NZMates yang didukung Pemerintah Selandia Baru.
Pada Senin, 14 September 2026, fasilitas tersebut ditinjau langsung Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU., bersama General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Dony Noor Gustiarsyah, Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku Abdul Haris Anwar, serta Programme Lead NZMates Grant Deeney.
Kunjungan itu bukan sekadar melihat fasilitas pembangkit. PLTS Pulau Tiga menjadi gambaran bagaimana energi terbarukan dapat menjawab tantangan pelayanan listrik di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses dan tingginya ketergantungan terhadap pembangkit diesel.









