PMKRI Tuding Jokowi Tak Serius Perhatikan Korban Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

oleh -61 views

Porostimur.com – Ambon: Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar Sulawesi Selatan pada tanggal 28 Maret 2021 merupakan tindakan yang dianggap sebagai bagian dari kejahatan luar biasa (Extra Ordinary Crime) dan menjadi musuh terbesar bagi umat manusia.

Hal ini tidak terlepas dari dampak yang ditimbulkan dari tindakan kejahatan tersebut yang mana memberikan kerugian besar, bukan hanya harta benda namun kehilangan nyawa bahkan memberikan gangguan psikologi bagi korban.

Berdasarkan rekaman vidio yang unggah di media sosial oleh dua orang korban bom bunuh diri di gereja Katedral Makassar atas nama Faleria Silitubun, asal kabupaten Maluku Tenggara dan Karina Dimayu asal Ternate, Maluku Utara bahwasanya pemerintah belum memperhatikan mereka secara serius karena hingga saat ini masih memerlukan pemulihan secara medis.

Baca Juga  Kekayaan dan Dugaan Relasi Bisnis Tambang Gubernur Malut Jadi Sorotan di Media Sosial

Hal ini telah membuktikan bahwa pemerintah tidak serius dalam melakukan proses penanganan sebagaimana mestinya karena walaupun sudah adanya perhatian namun tidak sesuai dengan yang dijanjikan sehingga terkesan tidak menghargai pihak Korban dan dinilai tidak becus dan mengaggap remeh persoalan ini.

Olehnya itu Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI) Cabang Ambon meminta kehadiran pemerintah pusat dalam hal Ini Presiden Joko Widodo agar segera memberikan perhatian serius kepada para korban tersebut dengan sentuhan langsung hingga kondisi mereka benar-benar pulih dan dapat beraktifitas seperti semula.