Polres Buru Serius Garap Penambang Liar di Gunung Botak

oleh -1 Dilihat

@porostimur.com | Namlea: Kepolisian Resort Buru menunjukkan upaya serius terhadap para pelaku Penambangan Emas Tampa Izin (PETI) yang belakangan kembali marak di kawasan Gununh Botak.

Upaya Polres Buru ini, guna menangkap dan mengadili oknum yang berani nekat beraktifitas di lokasi tambang sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kapolres Pulau Buru, AKBP Ricky Purnama Kertapati, kepada wartawan usai memimpin operasi penertiban dan pembersihan di Gunung Botak, Selasa siang (27/7) mengakui masih adanya aktifitas pertambangan secara sembunyi-sembunyi di Gunung Botak.

“ia. Tentunya aktifitas PETI oleh sejumlah oknum secara sembunyi-sembunyi tidak di pungkiri memang masih ada. Namun jumlahnya sudah sangat jauh berkurang dibanding beberapa waktu lalu,”jelas Ricky.

Hal ini juga dibuktikan langsung oleh sejumlah wartawan saat melakukan pantuan di lokasi tambang. Di beberapa titik lokasi Gununh Botak, masih ditemui jejak aktifitas penambangan di Gunung Botak.

Baca Juga  Tiga Jabatan Strategis Polres Kepulauan Sula Berganti, Kapolres Tekankan Sinergitas

Jurnalis porostimur.com menyaksikan sendiri, setidaknya ada dua lokasi yang di jadikan titik pengambilan material oleh para penambang liar, yakni di area Batu Kapur dan Alur Janda.

Saat tim melakukan pembersihan di kedua lokasi ini, dua oknum yang disebut terlibat PETI sistem tembak larut dan sistem karpet yang di kalangan penambang dikenal sebagai Nurlatu dan Dhino tidak terlihat di lokasi.