Polres Kepulauan Sula Bongkar Keberadaan Pabrik Cap Tikus di Leko Kadai

oleh -141 views
Link Banner

@porostimur.com | Falabisahaya: Aparat Kepolisian Resort Kepulauan Sula, Sektor Mangoli Barat, berhasil membongkar keberadaan dua (2) buah pabrik cap tikus illegal di Desa Leko Kadai, Kecamatan Mangoli Barat, Selasa (30/7).

Kapores Kepulauan Sula, AKBP. Tri Yulianto, SIK, kepada porostimur.com mwngatakan, peristiwa bermula pada hari Senin tanggal 29 Juli 2019 pukul 15.00 Wit, Kapolsek Mangoli Barat, Iptu. Safaruddin Bella memberikan arahan, petunjuk Dan penugasan kepada anggota Polsek Mangoli Barat untuk melakukan razia miras di wilayah jajaran Polsek Mangoli Barat, khususnya di Desa Leko Kadai, Kecamatan Mangoli Barat.

Setibanya di Leko Kadai, dihutan anggota melakukan penggalangan salah satu warga setempat yang berada di kebun atas nama Lasabiru yang memberikan keterangan bahwa lokasi pembuatan miras yang di maksud, berada di areal kebun Waka Nunca.

Baca Juga  Ronald Koeman Latih Barcelona, Arsene Wenger Siap Pimpin Belanda di Euro

Aparat kepolisaian kemudian mengembangkan informasi tersebut dengan mendatangi lokasi yang disebutkan.

“Pada saat di lokasi, ditemukan pabrik penyulingan miras jenis Cap Tikus yang sementara produksi. Pemilik atas nama Ali Nimus”, ujar Tri.

Di lokasi pabrik yang berada di hutan itu, juga ditemukan 2 Ember berisi 55 liter saguer, 6 Galon 29 liter dan 5 liter Cap Tikus hasil produksi pabrik tersebut.

Hasil introgasi pemilik menerangkan bahwa pengolahan minuman cap tikus berasal dari cairan yang disadap dari pohon anau yang biasa disebut saguer.

Tri Yulianto menambahkan, aparat kepolisian juga menemukan sabuah pabrik yang sama sekitar 200 (dua ratus) meter dilokasi yg sama.

“Di lokasi yang sama juga ditemukan pabrik lain milik Ahmad Ledo alias La ane”, ujarnya.

Baca Juga  Kemendagri: Sejumlah Daerah Belum Transfer Anggaran Pilkada 2020

Dari lokasi pabrik milik La Ane, polisi berhasil mengamankan 3 galon berisi 25 liter saguer, 4 ember berisi 55 liter saguer dan 5 liter Cap Tikus hasil produksi pabrik tersebut. (raka)