Presiden Pembohong

oleh -131 views

Oleh: Sutoyo Abadi, Koordinator Kajian Politik Merah Putih

Presiden terus menimbun kebohongan. Seperti mengikuti ajaran Lenin: “bahwa kebohongan yang diajarkan terus menerus dikemudian hari akan dianggap sebagai sebuah kebenaran”.

Presiden berkali kali berbohong – berbohong kok berkali-kali, sindir netizen di media sosial. Saking anyel, geli, jegkel bercampur marah.

M Rasyid Prof. DR mengatakan bahwa :  “Big lies dengan big mouth – memang kalau bohong jangan_tanggung…perlu bohong besar agar meyakinkan banyak orang dungu”.

Di timpali oleh Dr Faisal Habib :  “menjadi role model para pejabat pemburu jabatan untuk memuaskan syahwat berkuasa harus tampil totalitas dalam berdusta atau berbohong”.

Presiden  akan semakin kehilangan legitimasi moral dan sosial, sekalipun masih mengantongi legitimasi konstitusional via pemilu yang diduga kuat tidak jujur – dan sangat kuat tampil mempesona sebagai pembohong.

Baca Juga  Marianto Mayau Dinilai Keliru Memahami Pernyataan Bupati Halbar Soal Investasi Panas Bumi

Kebiasaan berbohong, kebiasaan memungkiri janji, kebiasaan tidak bertanggung jawab atas suatu kesalahan yang dilakukan, dan tidak mau mengakui kekurangan dan kesalahan dari  perbuatan sendiri.

Mereka telah mengkhianati rakyat dengan berkali-kali melakukan pembohongan. Pemerintah telah berkhianat dengan mengatakan Indonesia sejahtera sementara sesungguhnya rakyat menderita, dan macam macam modus lainnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.