Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan penyebaran api, khususnya ke arah permukiman masyarakat maupun kawasan hutan lainnya.
Selain mengerahkan personel dan peralatan, perusahaan juga membangun komunikasi intensif dengan perangkat desa di sekitar lokasi kebakaran.
Koordinasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat penyampaian informasi kondisi lapangan sekaligus memastikan penanganan kebakaran berjalan secara terarah.
Medan Ekstrem Jadi Kendala Pemadaman
Upaya pemadaman tidak berjalan mudah. Tim di lapangan harus berhadapan dengan kondisi geografis yang cukup ekstrem karena kawasan yang terbakar didominasi lereng, tebing curam hingga jurang.
Kontur medan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi mobilisasi personel maupun peralatan menuju titik-titik api.
Petugas dituntut menyesuaikan strategi pemadaman dengan kondisi medan sekaligus memastikan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi.
Meski menghadapi kendala tersebut, ANTAM Group memastikan upaya pengendalian kebakaran terus dilakukan.
Koordinasi bersama pihak-pihak terkait juga terus diperkuat untuk memastikan titik api dapat ditangani dan potensi penyebaran kebakaran dapat ditekan.
PT SDA menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan dan penanganan hingga kondisi di kawasan Mabapura benar-benar dinyatakan aman dari ancaman kebakaran.









