Puasa

oleh -10 Dilihat

Sesungguhnya ibadah Puasa Ramadhan bertujuan membentuk manusia beriman agar bertaqwa. Itulah pesan yang terdapat dalam, surat Al Baqarah ayat 183 yang menjadi landasan hukum wajibnya berpuasa bagi umat Islam pada setiap datangnya bulan Ramadhan.

Puasa Ramadhan akan membersihkan rohani kita dengan menanamkan perasaan kesabaran, kasih sayang, pemurah, berkata benar, ikhlas, disiplin, terthindar dari sifat tamak dan rakus, percaya pada diri sendiri, dsb. 

Potensi ibadah puasa untuk mengantarkan kita menjadi manusia-manusia taqwa sangat mungkin dan terbuka luas. Karena Ramadhan adalah ”kampus rehabilitasi spritual” yang seyogyanya dapat disinergikan dengan upaya kita untuk melepaskan diri dari sikap-sikap hewani. 

Melalui ibadah Puasa di bulan Ramadhan, Allah SWT sebenarnya menguji sekaligus memberi pelajaran kejujuran yang luar biasa kepada manusia. Sebab, tidak ada kurikulum pendidikan di dunia yang mampu menandingi proses pembentukan kejujuran seperti Puasa Ramadhan. 

Melalui Puasa Ramadhan, manusia diajarkan untuk mampu menahan diri dari sesuatu yang bahkan halal. Ramadhan mendidik kita untuk menjadi pribadi muslim yang jujur. Orang berpuasa, tantangan terbesar adalah ketika kejujurannya dipaksa bertarung dengan segala bentuk keinginan yang kebanyakan pada bulan lainnya adalah halal.