”ko deng samua yang ada di kepala burung cendrawasih tra kosong eme”
jauh sebelum merah putih yang menancap dada burung itu
pace dan mace sudah bangun peradaban yang adil
tapi jangan kau lengah eme
jangan.. jangan.. orang datang bawa senyum jangan kau anggap remeh
sekarang beras dong kasih makan sekarang atau lusa mungkin tempe
lihatlah di dapur, mace baku gara sambil iris kani
di hutan pace pangkur sagu walaupun sunyi
perkara kalah
kunya jadi merah pinang!
lihatlah di langit warmon
awan-awan biru sepetinya cendrawasih di berkati untuk menang
eme jou dere
jo…
bergegaslah dan jangan ragu
eme jou dere..
pasang langkah liat arah
dan jangan ragu
sebab kau di besarkan sagu
yang tak mudah kabubu
yogyakarta,10/11/2017
=======
Jadi Sula
dayunglah sampan kedalam jiwa mu agar kau tau hasa arus kehidupan
Menjadi sula bukankah kita harus menyala seperti api di para-para
dan mekar rupa manuru?
ataukah duduk di dego-dego dan cerita betapa manisnya rupiah?
aku hendak mengajak kau melihat
Istana daerah yang hilang adat
mari kita pahat jatuh acuh dan dendam jadi tombak
yang kita bidik di mata amarah masa lalu
Sebab Menjadi sula
Akan sulit rasanya jika tak kembali ke rahimnya
Dan menjadi sula adalah nyali orang-orang babua di tengah pesta tenti namun ia sunyi bersama hentakan li do pafau bal i bau




