Keberhasilan Pekerja Disabilitas di Mata Masyarakat
Pencapaian terbesar Pipit di Mayana Eco-Print adalah ketika produk mereka digunakan oleh istri pejabat tinggi di Ternate. Di tahun 2024, ia juga berkesempatan mendampingi Ibu Anies Baswedan beserta anaknya untuk melihat langsung proses pembuatan produk tersebut.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki keterbatasan, pekerja disabilitas mampu menghasilkan produk yang diterima baik di tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya menjabarkan.
Perjuangan untuk Perlindungan Hak Pekerja Disabilitas
Sebagai asisten hukum di Mayana Eco-Print, Pipit tidak hanya berfokus pada proses legalitas usaha, tetapi juga melindungi hak kekayaan intelektual atas produk yang dihasilkan serta memastikan pekerja dengan disabilitas mendapat perlakuan yang setara.
“Saya berpegang pada Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang menjamin hak yang sama di hadapan hukum untuk semua individu tanpa terkecuali,” ungkapnya.
Menjadi Suara bagi Pekerja Disabilitas di Platform Puteri Indonesia
Meskipun regulasi sudah ada, tantangan untuk menciptakan inklusi nyata di dunia kerja bagi pekerja disabilitas masih besar. Melalui platform Puteri Indonesia, Pipit berharap bisa mengangkat suara lebih banyak untuk pekerja disabilitas, memperjuangkan hak-hak mereka untuk dihargai, mendapatkan kesempatan yang setara, dan berpartisipasi tanpa hambatan di dunia kerja.









