Pemkab Malra dan GPM Perkuat Kolaborasi Tangani Kemiskinan hingga Stunting

oleh -4 Dilihat
Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, dalam acara serah terima jabatan dan pisah sambut Ketua Majelis Pekerja Klasis (MPK) GPM Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual di Gereja Sinai Jemaat Taar, Kota Tual, Minggu (30/8/2026) malam. Foto: Chay

Porostimur.com, Langgur — Pembangunan di Maluku Tenggara tidak hanya membutuhkan kebijakan pemerintah, tetapi juga keterlibatan lembaga keagamaan yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.

Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) memperkuat sinergi dengan Gereja Protestan Maluku (GPM) untuk mendorong berbagai agenda pembangunan, mulai dari penanggulangan kemiskinan, pencegahan stunting, pendidikan karakter, pelestarian adat dan budaya hingga menjaga kerukunan umat beragama.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, dalam acara serah terima jabatan dan pisah sambut Ketua Majelis Pekerja Klasis (MPK) GPM Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual di Gereja Sinai Jemaat Taar, Kota Tual, Minggu (30/8/2026) malam.

Baca Juga  Joe Kent Sebut AS Bisa Gunakan Senjata Nuklir terhadap Iran jika Gagal Capai Tujuan Perang

Menurut Charlos, keberadaan lembaga keagamaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah karena perannya tidak berhenti pada pembinaan kehidupan spiritual.

Gereja juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, membangun kepedulian sosial dan memperkuat ketahanan masyarakat.

“Pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan peran serta lembaga keagamaan. Gereja, dalam hal ini GPM, telah lama menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membina moral, spiritual, dan karakter masyarakat,” ujar Charlos.

No More Posts Available.

No more pages to load.