Putin Disebut Ingin Invasi Rusia di Ukraina Selesai dengan Kemenangan pada 2 Maret

oleh -93 views

Fedorov menambahkan, Rusia awalnya telah menyiapkan diri apabila disanksi Barat. Namun, rupanya sanksi tersebut memberikan efek yang sangat signifikan.

“Mereka (Rusia) selalu berpikir bahwa, oke kami adalah negara besar, kami adalah negara yang hebat. Kami memberi Anda gas dan minyak. Anda tidak akan pernah menggunakan sanksi. Ini adalah kenyataan untuk hari ini dan itu menyebabkan banyak masalah di sini sekarang,” sambung Fedorov.

Negara-negara Barat telah menjatuhkan sanksi yang sangat keras kepada Rusia sebagai tanggapan atas invasi Moskwa ke Ukraina.

“Untuk pertama kalinya, Uni Eropa (UE) akan membiayai pembelian dan pengiriman senjata dan peralatan lainnya ke negara yang sedang diserang,” kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Minggu.

Dia mengatakan, UE akan menutup wilayah udaranya untuk pesawat-pesawat Rusia, termasuk jet pribadi orang-orang kaya Rusia.

Baca Juga  Buffon: Italia Rindu Para Fantasista

UE juga akan melarang jaringan televisi milik negara Rusia, Russia Today, dan kantor berita Sputnik.

Von der Leyen mengatakan, langkah itu diambil agar Rusia tidak dapat “menyebarkan kebohongan” untuk membenarkan perang Putin dan menabur perpecahan di UE.

(red/kompas.com)