PWI Malut Kecam Pencabutan Laporan Dugaan Intimidasi Wartawan oleh Bos Malut United

oleh -334 views

Porostimur.com, Ternate – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Maluku Utara mengecam keras pencabutan laporan polisi terkait dugaan intimidasi terhadap jurnalis yang diduga dilakukan bos Malut United, David Glen Oie. Langkah tersebut dinilai berpotensi menciptakan preseden buruk serta memperkuat budaya impunitas terhadap pelaku kekerasan terhadap pers.

Ketua PWI Maluku Utara, Asri Fabanyo, mempertanyakan inkonsistensi penanganan perkara tersebut. Ia menilai pencabutan laporan terhadap tokoh utama dalam kasus itu tidak sejalan dengan proses hukum terhadap pihak lain yang hingga kini masih berjalan.

“Jika laporan terhadap bos Malut United dicabut sementara proses terhadap pihak lain tetap berlanjut, ini menunjukkan adanya standar ganda. Kondisi ini berpotensi membuat pelaku merasa kebal hukum,” kata Asri di Ternate, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga  6 Zodiak yang Selalu Takut Diselingkuhi oleh Pasangan

Dinilai Berpotensi Melemahkan Kebebasan Pers

Menurut Asri, langkah pencabutan laporan tersebut dapat berdampak buruk bagi kebebasan pers, khususnya bagi jurnalis yang menjalankan tugas peliputan di lapangan.

PWI khawatir tanpa adanya konsekuensi hukum yang tegas, tindakan intimidasi terhadap wartawan dapat kembali terjadi di kemudian hari.

“Hanya dengan permintaan maaf lalu laporan dicabut, itu tidak akan menimbulkan efek jera. Pelaku bisa merasa aman melakukan tindakan serupa karena tidak ada konsekuensi hukum yang nyata,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.