Raheem Sterling Diving di Laga Inggris vs Denmark, Legenda Liverpool: Ini Memalukan!

oleh -121 views
Link Banner

Porostimur.com | London: Legenda Liverpool, Dietmar Hamann, mengutuk aksi diving alias pura-pura terjatuh yang dilakukan Raheem Sterling saat Inggris bertemu Denmark di semifinal Piala Eropa 2020 yang dilangsungkan di Stadion Wembley, Kamis (8/7/2021). Menurut pria yang membawa Liverpool juara Liga Champions 2004-2005 itu, aksi yang dilakukan Sterling sangat memalukan.

Laga Inggris vs Denmark yang disaksikan 64.950 pasang mata sebenarnya berjalan menarik. Jual-beli serangan dilancarkan kedua tim.

Timnas Inggris

The Three Lions -julukan Inggris– melepaskan 10 shot on target di laga ini, sedangkan Denmark membuat tiga tembakan tepat sasaran. Meski terlihat dominan, Inggris justru kesulitan membobol gawang Denmark.

Denmark bahkan unggul lebih dulu via sepakan bebas Mikkel Daamsgard pada menit 30. Beruntung bagi Inggris, mereka menyamakan kedudukan setelah Simon Kjaer membuat gol bunuh diri sembilan menit berselang.

Skor 1-1 ini pun bertahan hingga waktu normal 90 menit berakhir. Di masa perpanjangan waktu, Inggris Kembali mengambil inisiatif serangan.

Baca Juga  Nyusahin Rakyat, Gedung DPR dan Isinya Dijual Murah. Mulai dari Rp 5.000

Di menit 102, Raheem Sterling yang melakukan manuver di sisi kiri pertahanan Denmark, kemudian terjatuh di area kotak penalti. Wasit Danny Makkelie yang memimpin pertandingan tanpa ragu menunjuk titik putih.

Namun, setelah mendapat protes dari pemain-pemain Denmark, wasit memutuskan berkonsultasi dengan petugas Video Assistant Referee (VAR). Di luar dugaan, keputusan penalti tetap diambil.

Padahal dalam siaran ulang terlihat jelas, hampir tak ada kontak antara Raheem Sterling dengan pemain Denmark yang dituduh menjatuhkan pemain Manchester City tersebut, yakni Joakim Maehle.

Raheem Sterling

Alhasil, Harry Kane maju sebagai eksekutor penalti. Sempat ditepis kiper Denmark, namun Harry Kane berhasil memanfaatkan bola muntah untuk membuat Inggris menang 2-1 atas Denmark dan lolos ke final Piala Eropa 2020.

Baca Juga  Mutasi Petinggi Polri, Refdi Andri Jabat Kapolda Maluku

“Ini adalah keputusan yang memalukan. Kami membawa VAR untuk menghentikan keputusan aneh seperti ini. Tidak ada kontak apa pun . Setelah membawa bola, Sterling tiba-tiba terjatuh. Saya pikir ini keputusan yang memalukan,” kata Hamann mengutip dari Sportjoe,” Kamis (8/7/2021).

“Inggris selalu membanggakan diri sebagai tuan rumah yang fair play, tidak ada diving. Saya pikir ini memalukan. Cara mereka memenangkan tidak ada dalam semangat permainan,” tutup Hamann.

(red/okezone)

No More Posts Available.

No more pages to load.