Rayakan Idul Fitri, IKA 09 Namlea baksos di Dusun Silewa

oleh -38 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Menyemarakan perayaan Idul Fitri 1439 Hijriyah, Ikatan Keluarga Alumni 09 Namlea memberikan bantuan dan melakukan bakti sosial (baksos) di Dusun Silewa, Desa Waelanala Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru, Selasa (19/6).

Baksos ini juga dimaksudkan mempererat tali silaturahmi dengan saudara-saudara muslim di pedalaman.

Perwakilan IKA 09 Namlea, Mohamad Warham Fitriadi, saat behrasil dikonfirmasi wartawan, membenarkannya.

Menurutnya, Dusun Silewa merupakan salah satu dusun transit tempat para mualaf dititipkan dari beberapa dusun yang ada di pedalaman Pulau Buru.

Link Banner

Dimana, dusun ini menjadi tempat persinggahan menuju ke Dusun Rana yaitu tempat wisata yang paling digemari oleh beberapa wisatawan lokal, nasional maupun internasional.

Baca Juga  Kain adat dan tifa toto buang sambut Kapolda Maluku

Kegiatan ini, akunya, merupakan bentuk kesadaran bagi pihaknya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Silewa yang baru saja memeluk agama Islam, khususnya menjalani suasana Idul Fitri.

”Bagi saya hal ini penting dilakukan agar menjaga hubungan kekeluargaan dan kebersamaan di antara kita umat beragama,” ujarnya.

Adapun bantuan yang diberikan pihaknya, jelasnya, berupa beberapa peralatan peribadahan bagi para mualaf seperti Iqra, peci, karpet, kain pembatas di dalam Mushola dan beberapa pakaian layak dipakai.

Sementara baksos yang dilakukan, akunya berupa membantu warga Silewa yang sedang membangun tempat tinggal.

Langkah IKA 09 Namlea ini, mendapatkan apresiasi positif dari seluruh warga Dusun Silewa maupun Kepala Dusun (Kadus), Ali, yang berkesempatan menyambut rombongan.

Baca Juga  Sering Jadi Pahlawan Saat Jokowi Dikritik, Ini Saran Buat Denny dan Ruhut

”Katong  sangat bahagia dan senang sekali saudara-saudara IKA 09 Namlea bisa kasi katong bantuan ini dan bantu katong untuk bangun pondasi rumah. Katong sadar bahwa katong pung dusun ini paling jauh dari kota dan jalan menuju desa ini paling seng bagus. Orang yang mau datang di desa hanya sedikit saja. Jadi beta sebagai perwakilan di sini paleng senang,” pungkasnya. (shinta)