Setelah Mourinho pergi, Inter belum mampu kembali mengangkat trofi Eropa tersebut.
Dalam beberapa edisi terakhir, perjalanan mereka memang cukup jauh. Inter bahkan mencapai final Liga Champions 2022-2023 sebelum dikalahkan Manchester City 1-0.
Namun, dua musim berikutnya berakhir mengecewakan.
Pada 2025, Inter mengalami kekalahan telak 5-0 dari Paris Saint-Germain. Musim berikutnya, mereka justru tersingkir secara mengejutkan dari Bodo/Glimt pada babak play-off.
Cristian Chivu kini mendapat tugas mengembalikan Inter ke jalur persaingan elite Eropa.
Di kompetisi domestik, Inter menunjukkan modal yang cukup menjanjikan. Mereka mengawali musim dengan tiga kemenangan atas Monza, Cagliari dan Napoli.
Kemenangan terakhir atas Napoli bahkan harus diperjuangkan hingga menit-menit akhir melalui gol Lautaro Martinez yang memastikan kemenangan 3-2.
Namun, ada satu catatan yang membuat Inter patut waspada.
Nerazzurri belum pernah mengalahkan Real Madrid pada milenium ini. Inter menelan empat kekalahan beruntun dari Los Blancos sejak kemenangan 3-1 pada 1998.
Tiga kekalahan terakhir bahkan terjadi tanpa Inter mampu mencetak satu gol pun.
Catatan tersebut memberi keuntungan psikologis bagi Real Madrid.
Namun, Mourinho tetap tidak boleh menganggap remeh Inter, terutama karena kondisi lini tengah Real Madrid menjadi salah satu perhatian menjelang pertandingan.










