Menurutnya, Pelindo harus terus bergerak adaptif, inovatif, dan kolaboratif untuk menjawab dinamika global dan kebutuhan pengguna jasa. Ia juga menekankan pentingnya sumber daya manusia sebagai motor penggerak transformasi perusahaan.
“Kinerja Pelindo tidak hanya diukur dari capaian operasional dan finansial, tetapi juga dari manfaat sosial bagi masyarakat serta kepercayaan publik melalui tata kelola perusahaan yang baik,” tambahnya.
TJSL dan Digitalisasi Pelabuhan
Sebagai wujud komitmen sosial, dalam rangkaian kegiatan refleksi akhir tahun ini Pelindo juga melaksanakan agenda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan tersebut meliputi bantuan renovasi panti asuhan serta santunan kepada anak yatim piatu di sekitar wilayah pelabuhan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan perusahaan sepanjang 2025 sekaligus memohon kelancaran dan keberkahan di tahun 2026.
Selain itu, Pelindo menampilkan Showcase Remote Planning and Control (PnC) Makassar New Port (MNP). Dalam sesi ini, peserta mendapatkan gambaran langsung sistem perencanaan dan pengendalian operasional berbasis teknologi yang diterapkan di salah satu Proyek Strategis Nasional tersebut.
Showcase ini menegaskan komitmen Pelindo dalam mendorong digitalisasi guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keandalan layanan kepelabuhanan.











