Porostimur.com, Langgur — Kematian tragis seorang remaja, Agustinus Sebenan (13), di kawasan Perumnas, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), menuai sorotan publik. Warga menilai terdapat dugaan kelalaian dalam penanganan jaringan listrik oleh pihak PLN UP3 Tual.
Korban yang merupakan siswa kelas VI SD Naskat Wassar itu meninggal dunia setelah diduga tersengat listrik pada Selasa (6/4/2026).
Kabel Menjuntai Sudah Lama Dikeluhkan
Sejumlah warga mengaku kondisi kabel listrik di lokasi kejadian sudah lama membahayakan, namun tidak mendapat penanganan serius.
Lidya Toffy, salah satu warga setempat, mengatakan pihaknya telah berulang kali meminta pemasangan tiang listrik agar kabel tidak menjuntai di jalur yang dilalui warga.
“Kami sudah meminta berulang kali agar dipasangkan tiang listrik di alur jalan, agar tidak membahayakan, namun mereka tidak menggubris,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu (8/4/2026).
Diduga Hanya Diperbaiki Sementara
Menurut Lidya, kabel yang diduga menjadi penyebab kematian korban merupakan bekas korsleting yang tidak diperbaiki secara layak.
“Kabel itu bekas sambungan korsleting, dikerjakan secara asal-asalan, hanya diselotip saja dan dibiarkan menjuntai,” ungkapnya.
Ia menilai kondisi tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa, sebagaimana yang dialami Agustinus.











