“Negeri bertuan, harus dikelolah secara hati-hati. Jangan bicara aman kalau adat diabaikan, jangan bicara primadona, favorit kalau adat tidak kita junjung dan jangan bicara ina ama atau nina baba kalau adat kita lupakan. Ini negeri adat, kapan tidak menjadi aman jika anak adat disingkirkan,” tambahnya. (Iswandi Kelilauw)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









