Respons Kasus Rabies di Ambon, Kemenkes Koordinasi dengan Kementan

oleh -206 views

Porostimur.com, Jakarta – Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman, mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan), terkait meningkatnya kasus rabies di Kota Ambon, Maluku.

“Kemenkes saat ini masih berkoordinasi dengan Kementan, serta Pemda untuk penanganan lebih lanjut. Selama ini Kemenkes support dalam program rutin untuk pendampingan, monev, dan penyediaan logistik (serum dan vaksin),” kata Aji, Minggu (27/4/2024) di Jakarta.

Aji menyebut Kemenkes juga sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: HK.02.02/C/508/2025 tentang Kewaspadaan terhadap Rabies yang dimaksudkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus rabies agar tidak terjadi peningkatan kasus GHPR dan kematian di wilayah endemis dan non endemis rabies. 

Baca Juga  Apa Itu Haji Mabrur? Ini Ciri-ciri dan Cara Meraihnya

Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, sedikitnya enam orang di kota Ambon dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi gigitan anjing rabies dalam sebulan terakhir. 

Rabies merupakan penyakit menular akut pada susunan saraf pusat, disebabkan oleh virus rabies, yang ditularkan melalui saliva dan Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR).

Rabies tersebar hampir di semua benua kecuali benua Antartika, lebih dari 150 negara telah terjangkit penyakit ini. 

No More Posts Available.

No more pages to load.