Porostimur.com, Tel Aviv – Eskalasi konflik di Timur Tengah kian memanas setelah serangan balasan Iran menewaskan seorang warga sipil di Tel Aviv, Jumat (28/3/2026). Serangan rudal tersebut menjadi bagian dari rangkaian serangan yang berlangsung berjam-jam dan belum menunjukkan tanda mereda.
Militer Israel melaporkan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran dalam sedikitnya lima gelombang selama lebih dari lima jam. Serangan itu memicu sistem pertahanan udara dan sirene peringatan di berbagai wilayah, termasuk hingga Sabtu pagi.
Layanan medis darurat Magen David Adom menyebut satu pria tewas dalam salah satu serangan di Tel Aviv. Selain itu, dua warga lainnya mengalami luka-luka dalam insiden terpisah di kota tersebut, sementara dua korban lain dilaporkan terluka di wilayah selatan.
Serangan Gunakan Bom Cluster
Militer Israel mengungkapkan bahwa salah satu lokasi terdampak dihantam bom cluster, jenis senjata yang meledak di udara dan menyebarkan bom kecil ke area luas.
Pejabat Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel, Miki David, dalam rekaman video menyebut sebuah apartemen menjadi sasaran serangan tersebut. Dampaknya terlihat dari kerusakan parah pada bangunan dan puing-puing yang berserakan di lokasi.
Ketegangan Meningkat di Berbagai Front
Media Israel juga melaporkan bahwa sebagian serangan dilakukan secara simultan oleh Iran dan kelompok sekutunya di Lebanon, Hizbullah, yang memperluas cakupan konflik ke wilayah utara dan Dataran Tinggi Golan.










