Ruhut dan Paceklik Literasi Politik

oleh -144 views

Oleh: Tamsil Linrung, Ketua Kelompok/Ketua Fraksi DPD di MPR RI

PADA akhirnya, pelaku rasisme akan melukai dirinya sendiri. Setelah sekian lama menari di atas cuitan-cuitan provokatif, Ruhut akhirnya kesandung. Kali ini, ia diduga bertindak rasis unggahan foto editan Gubernur DKI Jakarta berpakaian adat Papua. Caption-nya, “Hahaha kata orang betawi usaha ngeri x sip deh.”

Cuitan itu memancing murka netizen. Jagat maya riuh. Reaksi keras datang dari dua pihak. Badan Musyawarah (Bamus) Betawi marah karena nama Betawi dibawa-bawa. Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad meminta Ruhut memohon maaf kepada masyarakat Betawi yang telah membawa-bawa nama Betawi dalam menyebarkan hoaks. Foto yang diunggah memang hasil rekayasa digital.

Baca Juga  Soal Pembatasan Jabatan Ketum Parpol, Bahlil: Tak Perlu Diseragamkan

Reaksi dari Papua lebih keras lagi. Petrodes Mega Kelinduan melaporkan Ruhut ke Polda Metro Jaya. Ia menilai postingan Ruhut Sitompul melecehkan budaya Papua.

Luka hati Petrodes dan warga Papua lainnya dapat dimaklumi. Pasalnya, posting-an Ruhut dapat dimaknai mengandung unsur pelecehan terhadap Anies dengan pakaian adat suku di Papua itu. Terlebih bila dikaitkan dengan cuitan-cuitan Ruhut yang bernada kebencian.

Sebelumnya, Ruhut menampilkan foto rombongan pengendara motor dengan kaus bertuliskan “Haram Dukung Anies Baswedan”. Foto ini dipastikan hasil editan menyusul unggahan foto asli oleh netizen di Twitter.

No More Posts Available.

No more pages to load.