Rusia-Ukraina Memanas, PM Inggris: Situasi Sangat Berbahaya!

oleh -67 views
Link Banner

Porostimur.com, London – Pejabat Inggris memperkirakan bahwa 14 batalyon tambahan Rusia telah menuju ke perbatasan Ukraina. Masing-masing batalyon berjumlah sekitar 800 tentara seperti dikutip TheGuardian.com, Selasa (15/2/2022).

Ribuan pasukan tersebut kemudian bergabung dengan 100 batalyon yang berkumpul di perbatasan sebagai kekuatan yang sudah diyakini mampu meluncurkan invasi.

Pada Senin malam, perdana menteri berbicara dengan Presiden AS Joe Biden dan menyimpulkan bahwa “masih ada jendela penting untuk diplomasi dan bagi Rusia untuk mundur dari ancamannya terhadap Ukraina”. 

Inggris mengatakan keduanya menekankan pentingnya persatuan. Baik Inggris maupun AS tidak akan mengirim pasukan secara langsung untuk membela Ukraina, namun bersikeras bahwa setiap serangan Rusia lebih lanjut “akan mengakibatkan krisis yang berkepanjangan bagi Rusia”.

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan: “Ini adalah situasi yang sangat, sangat berbahaya, sulit. Kami berada di tepi jurang, tetapi masih ada waktu bagi Presiden Putin untuk mundur.”

Baca Juga  Sekretaris Dinas PUPR Ternate, Kembali Diperiksa Tim Penyelidik Bidang Intelijen Kejari

Dia mengatakan penting bagi sekutu Barat untuk tetap bersatu dalam menghadapi tekanan Rusia. Keanggotaan NATO bagi ukraina tidak dapat “ditawar” sebagai bagian dari upaya para pemimpin Barat, tambahnya.

Rusia telah berkomitmen sekitar 60% dari pasukan daratnya untuk membangun dan menggandakan kekuatan udara yang tersedia di kawasan itu, tetapi Putin dapat memperpanjang krisis selama berminggu-minggu atau bahkan lebih lama.

(red/bisnis)