Meski tidak terjadi bentrokan susulan, kondisi di lokasi sempat tegang dan memicu kekhawatiran akan potensi konflik lanjutan.
Aparat Gabungan Turun Tangan
Untuk mencegah eskalasi konflik, aparat kepolisian bersama TNI langsung dikerahkan ke lokasi. Puluhan personel Polres Halmahera Selatan dibantu Brimob Polda Maluku Utara melakukan pengamanan di wilayah terdampak.
Kapolres Halmahera Selatan, Hendra Gunawan, mengatakan pihaknya kini fokus menjaga situasi tetap kondusif pasca bentrokan.
“Anggota kami sedang berjaga di kedua desa tersebut untuk menjaga situasi pasca peristiwa tersebut,” ujarnya.
Polisi Selidiki Penyebab Bentrokan
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab bentrokan serta pihak-pihak yang terlibat.
“Iya satu orang meninggal dunia. Penyidik sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang terlibat peristiwa tersebut,” kata Kapolres.
Sementara itu, kondisi di Desa Wayaua, Silang, dan Liaro terus dipantau ketat oleh aparat keamanan guna mengantisipasi potensi konflik susulan, terutama menjelang Idulfitri.(red)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









