Sejoli Pengedar Narkotika di Taliabu Terancam 20 Tahun Penjara

oleh -44 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menjerat CS alias Cristian (28) warga Desa Wayo  dan HRT alias Latani (32) warga Desa Matahona tersangka pengedar narkotika dengan ancamana hukuman 20 tahun penjara.

Wakapolres Kepsul, Kompol Arifin La Ode Buri menyampaikan, kedua pelaku pengedar narkotika yang ditangkap di Taliabu dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotiba.

“Hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit 1 milyar dan paling banyak 10 milyar. Dan untuk pasal 112 hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun serta denda 800 juta dan paling banyak 8 milyar,” kata Arifin La Ode Buri, dalam konferensi pers, Senin (2/8/2021).

Baca Juga  Soal Kasus OTT, ini Kata Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula

Arifin juga mengungkapkan tersangka CS alias Cristin dan HRT alias Latani, keduanya telah dilakukan tes Urine dan akan dibawa ke Laboratorium di Makasar untuk dialkikan uji lab. “Keduanya dilakukan tes urine hasilnya negatif dalam penguna Narkoba dan barang bukti akan dibawa ke Laboratorium di Makassar agar diperiksa keasliannya,” ungkapnya.

Wakapolres menjelaskan, penangkapan kedua tersangka yang merupakan pasangan sejoli itu berdasarkan laporan masyarakat setempat, dan lokasi penangkapan di pelabuhan laut Desa Talo kecamatan Taliabu Barat.

Dalam kronologis, ada informasi dari  masyarakat bahwa ada dua orang yang menjemput Narkoba jenis Sabu yang dikirim melalui tranportasi laut Motor Ratu Mariya yang tiba dari Luwuk Sulawesi menuju Bobong.

Baca Juga  Tokoh Adat Ternate Minta Perhatian Yamin Tawari Bila Jadi Walikota

Setelah mendapatkan informasi tersebut personil anggota polres yang dipimpin oleh Bripka Aswan Sanaki, bersama anggota lainnya langsung menuju di TKP dan di temukan satu saset plastik yang berisi Narkoba jenis Sabu seberat 1,2 gram yang disimpan dalam jahitan baju lengan panjang berwarna putih.

“Barang bukti yang di amankan oleh Polres Sula, yaitu sabu satu buah HP merek Oppo A54. Dan satu lembar lengan panjang berwarna putih milik tersangka baju ini di gunakan untuk bungkus Narkoba,” tutup Arifin.

(red/msc)

No More Posts Available.

No more pages to load.