“Program tersebut mewujudkan masyarakat siaga sunami melalui pemenuhan 12 indikator Tsunami Ready Community, diantaranya berupa edukasi dan simulasi, bersinergi antar pemangku kepentingan di tingkat Nasional, Provinsi Dan Kabupaten/Kota,” jelasnya.
Dirinya menandaskan, jika dalam tahapan verifikasi internasional ini berhasil , maka nantinya Komunitas Siaga Tsunami Desa Galala dan Hative Kecil akan menerima penghargaan di Banda Aceh, para peringatan 20 tahun Tsunami Aceh.
Untuk diketahui, bertindak sebagai Verifikator Tsunami Ready Dari Indian Ocean Tsunami Information Center-UNESCO yakni Prof. Nanang T. Puspito dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kegiatan ini juga turut dihadiri Ketua Tim Mitigasi Tsunami Samudera Hindia dan Pasifik, Suci Dewi Anugrah, Peserta Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan Ke-76 Kementerian Luar Negeri, serta para Diplomat Negara-Negara Anggota Melanesian Spearhead Group (MSG) (red/mcambon)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









