Porostimur.com, Tidore – Sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Nuku mengikuti praktikum yang mengambil lokasi di Taman Nasional, Aketajawe Lolobata, Desa Tayawi, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.
Para mahasiswa Universitas Nuku ini, melakukan praktikkum selama dua hari, mulai dari 13-15 Desember 2024 yang dibimbing langsung oleh Muhammad Julham, S.Hut., M.Hut, dosen Fakultas Pertanian dan Kehutanan ini, dengan peserta berjumlah 60 orang.
Kepada Porostimur,com, Julham bercerita, dari perjalanan bersama mahasiswa praktikum ini, mereka menaiki dua unit dum truk dan dua unit mobil Mini Bus tiba di lokasi suaka Paruh Bengkok, Resort Tayawi, Taman Nasional Aketayawi Lolobata pada 13 Desember 2024.
Kemduian esoknya, 14 Desember 2024, mereka melakukan praktik di lapangan dengan mengenal berbagai hutan yang ada di Taman Nasional Aketayawi Lolobata. Di lokasi tersebut, kami diberikan fasilitas oleh pengelolah Resort Paruh Bengkok, mulai dari tempat nginap, tour guet dan keperluan yang dibutuhkan.
“Investasi pertambangan di Maluku Utara tak sekedar merusak lingkungan, akan tetapi mengancam ruang hidup warga suku Togutil yang mendiami belantara hutan Halmahera. Akibatnya, kehidupan mereka menjadi terganggu sehingga menjadi ancaman bagi masyarakat bahkan sesama mereka,”ungkap Julham, Senin (16/12/2024).










