Senja di Vienna Woods

oleh -221 views

Sebuah pernikahan yang kau idamkan, dalam hatiku berkata. Pernikahan di Gereja Leonardi di Vienna Woods. Tempat semua kenangan dan impianmu berasal. Hari ini seseorang di sana akan mewujudkannya. Ah, aku berharap itu adalah diriku. Namun tidak mungkin tentu saja. Harus berapa kali lagi aku meyakinkan diriku bahwa kau telah pergi.

Hingga senja tiba, gadis di Gereja Leonardi terlihat masih sendiri menunggu kekasihnya tiba. Malam semakin dekat. Burung-burung senja terbang perlahan dari arah Vienesse Basin. Rerumputan di tepi Sungai Triesting telah dipenuhi daun-daun yang jatuh dari pohon beech di sekitarnya.

Aku beranjak melihat lagi ke sekeliling Vienna Woods. Aku masih berharap kau datang. Entah sampai kapan. Mungkin selamanya. Seperti gadis di Gereja Leonardi yang juga setia menunggu kekasihnya datang dan akan melangsungkan pernikahan yang indah di Vienna Woods.

Baca Juga  Wamen ESDM Tekankan Kesiapan Listrik Dukung Pertumbuhan Ekonomi Maluku dan Malut

Tepat pada akhir senja sang gadis menengok ke belakang tepat ke arah diriku dan tersenyum. Sebuah senyuman yang membangkitkan kenangan di Vienna Woods antara kau dan aku.

Aku tidak akan pernah melupakan senyumanmu itu.

Yogi Gumilar penerjemah, tinggal di Tangerang; cerpennya dimuat dalam antologi bersama ‘Antara Praha dan New York’ (Tacenda, 2022) dan ‘Alisa dan Alasan Mengapa Aku Mencintainya’ (Shivviness, 2022).

No More Posts Available.

No more pages to load.