Seorang Diri, Anggota KKB Papua ini Serang Pos TNI

oleh -4 views

Porostimur.com, Jayapura – Akun Facebook Kabar TPNPB-OPM mengunggah video aksi seorang anggota KKB Papua Ngalum Kupel menyerang pos TNI.

Video tersebut diunggah pada 30 Desember 2021 yang lalu.

#VIRAL SATU ANGGOTA TPNPB-OPM NGALUM KUPEL NEKAT MENYERANG MARKAS TNI  DI KIWIROK PENGUNUNGAN BINTANG,”tulisnya dalam unggahan di Facebook.

Dalam video yang diunggah, seorang pria yang diduga anggota KKB bersama beberapa orang awalnya berada di kawasan perbukitan.

Pria tersebut memegang senjata serbu dan mengisi peluru.

Setelah itu berjalan menaiki jalan terjal di lereng.

Di atas bukit sudah ada dua orang lainnya.

Kemudian pria yang membawa senjata itu menuruni lereng sambil mengendap-endap.

Lalu dia mencari tempat yang lebih tinggi sambil memperhatian situasi di sekitarnya.

Kemudian dia langsung melepaskan tembakan beruntun ke arah pos.

Selesai melepaskan tembakan, pria yang diduga anggota KKB tersebut langsung berlari mencari persembunyian.

Kemudian dia kembali melepaskan tembakan beruntun.

Belum diketahui mengenai kapan video tersebut dibuat dan keasliannya.

Sementara itu sebelumnya, pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua wilayah Intan Jaya Undius Kogoya mengatakan pihaknya akan memperluas wilayah operasi perang Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pada tahun 2022 ini.

Hal itu disampaikan oleh Undius Kogoya melalui pesan singkatnya seperti yang dikutip dari Tribun-Papua.com, Senin (10/12/2022).

“Saya telah minta kodap -kodap lain dari 34 kodap sorong sampai Merauke terus melakukan perjuangan hingga titik darah penghabisan,” tegasnya.

Undius mengaku pihaknya sudah berkoalisi dengan KKB dari Ilaga untuk memperluas wilayah perang pada 2022 ini.

Dengan koalisi ini, kekuatan KKB akan semakin solid.

“Koalisi ini sebagai bentuk perkuatan pasukan untuk memperluas daerah operasi TPNPB di wilayah Intan Jaya,” terangnya.

Undius pun menegaskan tidak takut menghadapi TNI-Polri.

“Kami tidak takut dan kami tetap lawan TNI Polri hingga akhir Kemerdekaan bangsa Papua,“ tegasnya.

“Kami masih memiliki hukum perang secara adat dan kami percaya bahwa Tuhan dan roh-roh leluhur bangsa Papua dipihak kami,” tambahnya

Diketahui berdasarkan pesan singkat yang diterima, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kodap VIII Intan Jaya telah mengibarkan bendera bintang kejora di beberapa titik.

Pengibaran tersebut sebagai bentuk perang dan berbagai aksi di Kabupaten Intan Jaya Papua terus berlanjut.

(red/tribunpapua.com)