Serangan AS Paksa Evakuasi 211 Pasien Kanker Anak dari Rumah Sakit di Ahvaz

oleh -46 views
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei, mengatakan rumah sakit tersebut merupakan pusat layanan kanker anak sehingga serangan di sekitar kawasan itu menimbulkan kepanikan besar di kalangan pasien, keluarga, dan tenaga medis.

Iran Sebut Serangan sebagai Kejahatan Perang

Baghaei menilai serangan di sekitar fasilitas kesehatan tersebut merupakan kejahatan perang dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum humaniter internasional yang melindungi rumah sakit serta warga sipil dalam konflik bersenjata.

Ia juga mengkritik negara-negara yang selama ini lantang menyuarakan hak asasi manusia, namun dinilai tidak memberikan respons terhadap serangan yang berdampak pada fasilitas kesehatan.

“Mereka yang terus menggurui soal hak asasi manusia, tetapi mengabaikan serangan terhadap rumah sakit dan pusat kesehatan, telah kehilangan kredibilitas moralnya,” tegasnya. (Al Jazeera)

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait tuduhan Iran tersebut.

Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas

Insiden di Ahvaz terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran setelah gencatan senjata yang sempat dimediasi gagal dipertahankan. Dalam beberapa hari terakhir kedua negara kembali saling melancarkan serangan terhadap sasaran militer dan infrastruktur strategis.

Baca Juga  PLN Edukasi Warga Batabual soal Keselamatan Listrik dan Pemanfaatan PLN Mobile

Media pemerintah Iran melaporkan ledakan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Ahvaz, sementara militer Amerika Serikat menyatakan serangannya menyasar instalasi militer, pertahanan pantai, dan fasilitas rudal Iran. Namun, Iran menyebut salah satu serangan terjadi di dekat Rumah Sakit Shahid Baqaei sehingga memaksa seluruh pasien anak yang menjalani kemoterapi dievakuasi demi keselamatan mereka.

No More Posts Available.

No more pages to load.