Sering Ragu Terhadap Diri Sendiri? Hati-Hati Imposter Syndrome!

oleh -23 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Semua orang pasti ingin menjadi orang sukses dan mencapai cita-cita. Pastinya, seseorang yang berhasil mencapai hal ini akan merasa bangga dan bahagia. Namun, ada pula orang yang justru merasa nggak pantas untuk mendapatkan kesuksesan yang dia raih lho, Beauties! Kondisi ini disebut dengan imposter syndrome.

Eits, ini bukan seperti yang ada pada permainan. Agar nggak keliru, yuk simak fakta-fakta tentang imposter syndrome berikut ini.

Pengertian Imposter Syndrome

Seperti yang sudah dijelaskan, imposter syndrome adalah kondisi psikologis dimana seseorang akan merasa nggak pantas meraih kesuksesan.
Stres/Foto: freepik/yanalya

Seperti yang sudah dijelaskan, imposter syndrome adalah kondisi psikologis dimana seseorang akan merasa nggak pantas meraih kesuksesan. Orang yang mengidap sindrom ini akan merasa waswas, seolah suatu hari orang-orang akan tahu bahwa ia hanyalah seorang penipu yang nggak berhak mengakui segala prestasi dan kesuksesannya. Imposter syndrome sebenarnya tidak tergolong penyakit jiwa. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa sindrom ini cukup umum diketahui di masyarakat.

Baca Juga  Chicago Rusuh, Kawasan Pertokoan Dijarah

Gejala Imposter Syndrome

Sindrom ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki sifat ambisius dengan standar kesuksesan yang tinggi. Tapi, mereka merasa bahwa pencapaiannya bukanlah karena kemampuan yang ia miliki.
Tidak percaya diri/Foto: freepik/lookstudio

Sindrom ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki sifat ambisius dengan standar kesuksesan yang tinggi. Tapi, mereka merasa bahwa pencapaiannya bukanlah karena kemampuan yang ia miliki. Melainkan semata-mata karena kebetulan saja. Akibatnya, pengidap imposter syndrome akan merasa cemas bila suatu hari orang-orang akan menyadari bahwa ia hanyalah seorang penipu yang nggak memiliki kemampuan.

Orang-orang yang mengalami imposter syndrome umumnya adalah mereka yang tumbuh dalam keluarga yang menekan pentingnya prestasi, orang-orang yang berasal dari kaum minoritas, serta mereka yang baru lulus dan baru terjun ke dunia profesional.

Cara Menghadapi Imposter Syndrome

Jika kamu adalah salah satu pengidap sindrom ini, nggak perlu khawatir. Untuk menghadapinya, kamu bisa mencoba untuk berbagi ilmu dengan orang lain.
Stres/Foto: freepik/marymarkevich

Jika kamu adalah salah satu pengidap sindrom ini, nggak perlu khawatir. Untuk menghadapinya, kamu bisa mencoba untuk berbagi ilmu dengan orang lain. Cara ini dapat kamu lakukan untuk memastikan bahwa kamu sebenarnya memang memiliki keahlian di bidang tersebut.

Baca Juga  Panglima TNI Jajal Akurasi Tembakan Tank BMP-3F di Baluran

Selain itu, cobalah tanamkan pada dirimu bahwa tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Sehingga kamu nggak perlu terpaku pada standar tinggi atau kesempurnaan. Terakhir, kamu juga bisa coba ungkapkan perasaanmu dengan menceritakannya pada orang yang kamu percaya.

(red/beautynesia)

No More Posts Available.

No more pages to load.