Porostimur.com, Tual — Pemerintah Kota Tual melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) mulai mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.
Fenomena ini dikhawatirkan memicu musim kemarau lebih panjang, menurunkan curah hujan, serta meningkatkan risiko kekeringan yang berdampak pada sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Kepala Dinas Ketapang Kota Tual Darnawati Amir, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak yang mungkin timbul.
“Secara konsisten kami setiap hari dan pekan mengontrol ketersediaan pangan, memastikan neraca tidak defisit. Jika surplus, kami hitung berapa lama bisa bertahan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Pantau Neraca Pangan
Darnawati menjelaskan, jika terjadi kekurangan (defisit) komoditas tertentu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pelaku usaha untuk memastikan pasokan tetap tersedia.
“Kalau neraca minus, kami langsung berkomunikasi dengan penyuplai seperti cabai dan tomat. Jika kendala ada pada distribusi, kami tindak lanjuti dengan pihak logistik,” jelasnya.
Perkuat Jaringan Distribusi
Selain itu, Dinas Ketapang juga membangun komunikasi dengan daerah lain yang memiliki surplus produksi pangan untuk membantu memenuhi kebutuhan di Kota Tual.










