Siapakah Orang yang Paling Berat Ujiannya?

oleh -139 views

Hikmah Ujian kepada Para Nabi Allah SWT

Allah SWT melipatgandakan ujian atas wali-wali dan kekasih-Nya. Masih mengacu pada sumber yang sama, ini karena ujian-ujian yang diberikan kepada mereka dapat mengasah dan membersihkan jiwa, membuat kuat dan berkembang, menghindarkan dari kerusakan dan kekejian, hingga mendidik untuk selalu sabar dan berjihad.

Ujian, cobaan, jihad, dan kesabaran harus senantiasa ada untuk memperoleh kemenangan dan hasil yang baik. Imam Syafi’i ditanya, “Mana yang lebih baik bagi seseorang, dikokohkan atau diuji?” Ia pun menjawab, “Dia tidak dikokohkan sebelum diuji.”

Ujian yang dihadapi para nabi Ulul Azmi dapat menjadi bukti dari pernyataan tersebut. Ketika mereka bersabar atas ujian yang dihadapi, barulah mereka dikokohkan dan dikuatkan. Mereka pun memimpin dengan penuh kesabaran dan keimanan, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surah As-Sajdah ayat 24.

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ اَىِٕمَّةً يَّهْدُوْنَ بِاَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوْاۗ وَكَانُوْا بِاٰيٰتِنَا يُوْقِنُوْنَ

Baca Juga  Doli Usul Ambang Batas Parlemen 4–6 Persen dalam Revisi UU Pemilu

Artinya: “Kami menjadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka bersabar. Mereka selalu meyakini ayat-ayat Kami.”

Selain itu, ujian yang diberikan Allah SWT kepada para nabi-Nya membuktikan bahwa mereka adalah orang-orang yang penuh dengan kesabaran atas derita yang dialami. Mereka bukan orang-orang yang lalai, egois, dan diliputi kecintaan terhadap diri sendiri.

No More Posts Available.

No more pages to load.