Sidang isbat akan melibatkan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag, Duta Besar (Dubes) negara sahabat, perwakilan ormas Islam, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan undangan lainnya.
“Sidang isbat akan dipimpin oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Kami juga mengundang pimpinan MUI dan Komisi VIII DPR RI untuk hadir dalam sidang,” ujarnya.
Adib menerangkan, sidang isbat akan dibagi menjadi tiga tahap. Pertama, pemaparan secara hisab posisi hilal awal Ramadhan 1443 H dari Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag. Kemudian dilanjutkan dengan konfirmasi posisi hilal hasil dari rukyatul hilal di 78 lokasi di seluruh Indonesia. Sesi ini dimulai sejak pukul 17.00 WIB.
Ia mengatakan, tahap kedua, sidang isbat awal Ramadhan 1443 Hijriyah. Sesi ini digelar secara tertutup setelah Sholat Maghrib. “Tahap ketiga, konferensi pers hasil sidang isbat awal Ramadhan 1443 Hijriyah oleh menteri agama yang akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan media sosial Kemenag,” kata Adib.
(red/republika)









