“Ada satu saksi mengaku-ngaku ada di rumah John Kei padahal anak-anak John Kei enggak mengakui itu,” terang Anton dikonfirmasi.
Sehingga Anton mengatakan, dari empat saksi yang dihadirkan JPU tidak ada satupun yang melihat intruksi pembunuhan yang disebut-sebut dalam dakwaan John Kei.
Anton pun minta JPU hadirkan saksi yang benar-benar dapat membuktikan intruksi John Kei terkait pembunuhan berencana tersebut.
Inkonsistensi jawaban Yoseph saat ditanyai terkait jadwal pasti pertemuan membuat Anton yakin, kesaksian mantan anak buah John Kei itu bohong.
Terlebih kata Anton, tidak mudah anak buah bertemu secara langsung dengan John Kei hingga tiga sampai empat kali.
Ia pun menganalogikannya dengan Kapolda yang tidak mungkin dapat bertemu dengannya berkali-kali tanpa memiliki hubungan khusus.
“Kita lihat kalau ada 1.000 saksi pun kalau memang hanya satu alat bukti tidak bisa dapat dipaksakan seseorang dipidana,” ujarnya.
(red/wartakotalive)





