Slarmanat mengatakan, mereka yang terdampak revitalisasi, databasenya sudah jelas. Sudah ada yang direlokasi ke pasar sementara. Dia mengakui bahwa ada yang mengajukan tuntutan keberatan karena pertimbangan-pertimbangan ekonomis pertimbangan-pertimbangan jarak misalnya dan lain-lain, dan hal itu menjadi bagian yang tetap akan dicarikan solusi yang paling baik.
“Itu sebetulnya konsep awal kita kalau ke depan ini kita akan membuka lagi ruang-ruang itu, sehingga titik-titik ekonomi itu dia semakin tersebar jangan hanya terpusat. Contohnya merelokasikan ke Pasar Passo saja, berbagai macam pertimbangan dengan apa misalnya jarak kemudian nanti tidak ada pembeli dan lain-lain padahal sebetulnya ketika pasar itu dia beroperasi di manapun pada saat konsumen ingin membutuhkan sebuah kebutuhannya dia akan mencari,” tegasnya.
Pasti ke depan kita akan membuka ruang itu sehingga titik ekonomi itu akan tumbuh di persebarannya dia semakin meluas di seluruh wilayah administrasi kota dan tidak terpusat hanya di satu titik misalnya di pusat kota. (nicolas)











