Tahan Belanja
Sebaliknya pemerintah daerah menahan belanja yang berakibat pada terhambatnya proses pemulihan. Bahkan anggaran daerah berpotensi surplus hingga Rp 111,5 triliun.
“Pusat mendorong tapi daerah meredam (penyerapan APBD), makanya dampak ke perekonomian tidak maksimal,” kata dia.
Apalagi bila dirincikan, realisasi anggaran kesehatan penyerapannya masih di bawah 50 persen. Padahal anggaran untuk sektor kesehatan telah dilakukan peningkatan untuk melakukan vaksinasi Covid-19 dan mendukung program perlindungan sosial.
“Ini evaluasi yang harus kita lihat, APBN dan APBD ada, penerimaan ada tapi eksekusi belum optimal,” kata dia mengakhiri. (red)





