Porostimur.com, Jakarta – Sebuah temuan ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan: bentuk otot bokong seseorang ternyata dapat menjadi petunjuk awal kondisi kesehatan metabolik, termasuk risiko diabetes tipe 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan struktur otot gluteus maximus—otot terbesar yang membentuk bokong manusia—dapat mengindikasikan gangguan metabolisme jauh sebelum gejala medis muncul.
Studi tersebut dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Radiological Society of North America dan mengungkap bahwa otot bokong bukan sekadar penopang tubuh saat duduk, melainkan indikator penting dalam menjaga keseimbangan gula darah.
Perubahan Struktur Otot Jadi Tanda Awal
Penelitian menggunakan metode pencitraan canggih berupa teknik MRI dengan pendekatan 3D statistical shape analysis. Teknologi ini memungkinkan para ilmuwan membuat model rinci struktur otot, tidak hanya mengukur volume atau kadar lemak secara umum.
Dengan menganalisis data dari sekitar 61.000 pemeriksaan MRI, tim peneliti memetakan hubungan antara gaya hidup, struktur otot, dan risiko diabetes. Temuan menunjukkan bahwa perubahan bentuk otot gluteus maximus berkorelasi erat dengan gangguan metabolisme tubuh.
Peneliti utama dari University of Westminster, Dr Marjola Thanaj, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pola perubahan otot antara pria dan wanita penderita diabetes.









