Sudah Tayang di Bioskop, ini Review Film “The Beekeeper” yang Dibintangi Jason Statham

oleh -61 views
The Beekeeper (2024). (Amazon MGM Studios)

Porostimur.com, Ambon – Selama lebih dari dua dekade terlibat di industri perfilman, nama Jason Statham menjelma menjadi salah satu bintang laga kelas A Hollywood yang cenderung memainkan karakter bertipe sama. Hal ini menciptakan klise sosok Statham sebagai kesatria yang tak terkalahkan.

Gambaran itu pula yang kembali muncul dalam film terbaru Jason Statham, The Beekeeper (2024) yang tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (10/1/2024). Menyajikan aksi ciamik dengan ritme ketegangan yang terstruktur rapi, The Beekeeper seolah menjadi kompilasi klise dari aksi-aksi Statham dari berbagai film laga yang pernah dibintanginya.

Sejak awal film, The Beekeeper menegaskan keberadaan Statham sebagai bintang aksi tak terkalahkan. Ia berperan sebagai Adam Clay, sosok pawang lebah (beekeeper) yang ternyata merupakan program agen rahasia AS yang berhak melakukan apa saja untuk menjaga kelangsungan “sarangnya”.

Setelah kehilangan sahabatnya Eloise Parker (Phylicia Rashad) yang bunuh diri akibat menjadi korban kejahatan digital, Clay bertekad untuk menegakkan keadilan dan membongkar jaringan  phising berskala internasional yang berpusat di AS. Rupanya ada pihak berkepentingan di balik sindikat tersebut, memaksa Clay menggunakan seluruh keahlian tempurnya untuk membalas dendam dan membongkar perusahaan jahat yang bertanggung jawab.

Apa yang membuat The Beekeeper menonjol adalah keterlibatan Statham sebagai produser sekaligus bintang utama. Film ini seolah menjadi pandangan pribadi Statham terhadap genre yang telah ia kuasai selama bertahun-tahun.

Sosok Clay yang digambarkan dalam film ini seolah menjadi kombinasi dari karakter jagoan yang pernah dibintanginya, mulai dari Transporter, Crank, hingga The Mechanic. Sepanjang rentang kariernya di film laga, rasanya hanya Spy (2015) film yang tak menampilkan Statham sebagai sosok tangguh tak terhentikan (dia digambarkan sebagai agen emosional ceroboh dalam film itu).

The Beekeeper (2024). - (Amazon MGM Studios/-)
The Beekeeper (2024). – (Amazon MGM Studios/-)

The Beekeeper yang digarap sutradara David Ayer (Fury, Suicide Squad) juga mengeksplorasi sisi gelap teknologi dan dampaknya pada individu. Skenario yang ditulis oleh Kurt Wimmer, seorang penulis kawakan di genre film aksi, menghadirkan plot yang penuh intrik menggali masalah phishing dan kejahatan digital, menciptakan narasi yang relevan dengan zaman saat ini.

Menyaksikan aksi Statham sebagai Clay yang sepanjang film berdurasi 105 menit itu lebih banyak mengandalkan keahlian bertarung jarang dekat dan tangan kosong, rasanya memang terkesan klise. Clay yang mampu mengalahkan puluhan penjaga keamanan, tentara, agen rahasia, hingga tentara bayaran, memang terkesan berlebihan dan tak masuk akal bagi penonton rasional.

Baca Juga  Real Count KPU 43% DPD RI Dapil Malut: Natali Lambung Makmurdin Mus-Namto

Bahkan ini lebih klise ketimbang John Wick (Keanu Reeves) yang seolah tak bisa mati (meskipun di akhir John Wick 4 dia tewas juga), atau Ip Man (Donnie Yen) yang mampu mengalahkan puluhan tentara Jepang hingga geng preman, atau The Raid (Iko Uwais) yang bisa menghabisi ratusan anggota geng dengan tangan kosong (mungkin juga Statham sempat berbincang dengan Uwais yang menjadi lawan mainnya dalam film terakhir Expend4bles).

The Beekeeper juga dibintangi pemeran lainnya, seperti Emmy Raver-Lampman, Josh Hutcherson, Bobby Naderi, Minnie Driver, hingga Jeremy Irons, yang sayangnya terkesan sebagai karakter minor dan pelengkap semata, lantaran aksi Statham yang begitu dominan.

Pada akhirnya, The Beekeeper menjadi film aksi yang memberikan pengalaman sinematik yang menyenangkan, meski terkesan klise dan berlebihan bagi mereka yang tak menggemari genre ini, khususnya yang bukan penggemar setia dari Jason Statham.

Baca Juga  Kapolda Maluku Besuk Kasat Reskrim Polres Malra di RS Siloam

sumber: beritasatu

No More Posts Available.

No more pages to load.