Sumur Bor Rp1,65 Miliar di Waimital Disorot, Bendungan Ada tapi Tak Dikeruk

oleh -38 Dilihat
Gerard Wakanno mempertanyakan urgensi pembangunan 11 sumur bor yang disebut membutuhkan anggaran sekitar Rp150 juta untuk setiap titik.

Sebaliknya, jika dalam proses perencanaan ditemukan kekurangan, ruang evaluasi seharusnya tetap terbuka.

Pada akhirnya, persoalannya bukan sekadar sumur bor versus bendungan.

Yang jauh lebih penting adalah memastikan kebijakan pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan lapangan, kajian teknis dan perencanaan yang matang.

Sebab bagi petani Waimital, yang dibutuhkan bukan sekadar proyek baru, melainkan air yang benar-benar mengalir ke sawah dan mampu menjaga produktivitas pertanian.

Publik kini menunggu jawaban Bupati SBB dan Kepala Dinas Pertanian La Radin: mengapa harus membangun 11 sumur bor ketika di lokasi tersebut sudah terdapat bendungan yang disebut masih dapat menjadi sumber pengairan setelah dilakukan penanganan?

Jawaban atas pertanyaan itu penting untuk memastikan anggaran sekitar Rp1,65 miliar benar-benar diarahkan untuk menyelesaikan persoalan petani, bukan sekadar menambah daftar proyek infrastruktur pertanian.

Baca Juga  HUT ke-451 Kota Ambon, Bodewin Soroti Pekerjaan Rumah: Bersih, Berbudaya dan Tak Kehilangan Akar

(Josian Kakisina)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.