Air tidak hanya dibutuhkan untuk minum dan memasak, tetapi juga untuk mencuci, membersihkan rumah dan berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Tujuh Sumur Mengering, Warga Gali Sumber Air
Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Desa Kukupang bersama masyarakat tidak tinggal diam.
Warga melakukan kerja bakti dengan membersihkan sumur-sumur yang ada sekaligus menggali kembali bagian dasar sumur untuk mencari kemungkinan sumber air yang masih dapat dimanfaatkan.
Kepala Desa Fauji Ibrahim turut turun langsung bersama masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Upaya itu juga mendapat dukungan dari unsur TNI. Kopda Komarudin ikut bersama warga dalam membersihkan dan menggali sumur yang selama ini menjadi sumber air masyarakat.
Kerja bakti tersebut menjadi bentuk gotong royong masyarakat untuk mempertahankan ketersediaan air di tengah kondisi kekeringan.
Namun, upaya menggali dan membersihkan sumur dinilai belum mampu menjawab persoalan secara menyeluruh.
Pasalnya, krisis air bersih di Kukupang bukan persoalan yang baru muncul ketika musim panas tiba. Persoalan tersebut telah dirasakan masyarakat selama puluhan tahun dan berulang ketika sumber air mulai berkurang.
Karena itu, pemerintah desa menilai diperlukan intervensi yang lebih permanen.
Pemdes Kukupang Minta Solusi Jangka Panjang
Fauji berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara hingga pemerintah pusat dapat melihat kondisi masyarakat Kukupang dan memberikan dukungan untuk mengatasi persoalan air bersih.









